KONTEKS ORGANISASI DALAM ISO 22000:2018

Definisi Konteks Organisasi adalah “lingkungan bisnis” yaitu kombinasi faktor dan kondisi internal dan eksternal yang dapat memiliki efek pada pendekatan organisasi untuk produk, jasa dan investasi dan Interested Party.

Berkaitan dengan Konteks Organisasi dalam ISO 22000: 2018, ini adalah konsep baru yang mendesak organisasi untuk melakukan analisis konteksnya dan mengidentifikasi pihak yang berkepentingan untuk memahami ruang lingkup sistem manajemen keamanan pangan. Semua ini dilakukan untuk mendapatkan fokus yang jelas pada proses dan persyaratan yang diperlukan untuk memenuhi tujuan keamanan pangan.

Manajemen puncak dalam sebuah organisasi bertanggung jawab untuk mengenalkan konteks organisasi. Pasalnya, merekalah yang dibekali dengan data organisasi terkait bisnis dan kegiatan lain yang terkait dengannya. Diskusi tersebut melibatkan masalah eksternal dan internal yang mempengaruhi FSMS.

4.1 Memahami Organisasi dan Konteksnya

Bagian ISO 22000 2018 melibatkan penilaian semua masalah yang dapat memengaruhi operasi organisasi. Masalah mengacu pada masalah internal dan eksternal. Contoh yang terakhir termasuk faktor politik, budaya, sosial serta teknologi. Perhatikan bahwa masalah ini perlu diarahkan untuk hanya memengaruhi tujuan keamanan pangan.

Agar tujuan keamanan pangan ditetapkan, organisasi harus sering merevisi masalah ini. Laporan harus diberikan selama tinjauan manajemen. Sifat dari masalah ini bisa negatif atau positif. Temuan tidak hanya bersandar pada satu sisi. Ini membantu dalam menentukan konteks.

Cara Mengidentifikasi Konteks Organisasi ISO 22001:2018

  1. Identifikasi Issue Internal yang dapat mempengaruhi tujuan organisasi
  2. Identifikasi Issue External yang dapat mempengaruhi tujuan organisasi
  3. Identifikasi Interested Party dan Persyaratannya
  4. Monitor dan evaluasi Perubahannya

Identifikasi Pihak yang berkepentingan (Interested Party) :

  1. Pelanggan : Ketersediaan barang/ jasa  yang berkualitas secara konsisten
  2. Mitra : Profit yang meningkat
  3. karyawan : ilmu pengetahuan, kompetensi, kesejahteraan, jenjang karir
  4. Pemasok : menjual barang/ jasa secara konsisten

kita hanya perlu mengidentifikasi pihak yg berkepentingan yang mempengaruhi kemampuan organisasi dalam menyediakan barang/ jasa yang berkualitas.

Harap diperhatikan bahwa ada berbagai teknik yang dapat digunakan untuk menentukan konteks. Yang paling populer adalah;

  1. Matriks Profil Kompetitif (CPM)
  2. Analisis Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman (SWOT)
  3. Analisis Politik, Ekonomi, Sosial-Budaya dan Teknologi (PEST)

Mendokumentasikannya merupakan dokumen wajib (shall = harus) yang dipersyaratkan oleh ISO 22000:2018, karena sangat berguna selama audit bisnis dan dapat digunakan selama rapat saat menganalisis data.

Di bawah ini adalah contoh masalah internal dan eksternal yang dapat memengaruhi bisnis:

Masalah Internal

  1. Alur kerja organisasi, termasuk peran dan tugas yang diberikan kepada karyawan.
  2. Nilai-nilai Perusahaan
  3. Budaya  organisasi
  4. Strategi untuk mencapai kebijakan dan Sasaran
  5. Sumber daya dan pengetahuan (misalnya modal, orang, proses dan teknologi
  6. Produk atau jasa
  7. Standar, pedoman dan model yang diadopsi oleh organisasi
  8. Sistem Informasi
  9. Kondisi kondisi kerja.
  10. Ketersediaan dan pemanfaatan sumber daya.
  11. Aturan, regulasi, dan kebijakan yang mengatur pencapaian tujuan.
  12. Ketersediaan klien.
  13. Budaya keamanan pangan dalam organisasi dan hubungan antara organisasi dan karyawan.
  14. Kaitan antara organisasi dan lokasi, periode, atau aktivitas tertentu.
  15. Kompetensi angkatan kerja.
  16. Mempertahankan karyawan yang sangat berkualitas.

Masalah Eksternal

  1. Lingkungan aktual tempat bisnis beroperasi seperti faktor politik, sosial dan budaya, hukum dan peraturan, serta alam sekitarnya.
  2. Entitas yang bertanggung jawab atas siklus bisnis yang sukses termasuk pemasok, kontraktor, mitra, dan pesaing.
  3. Hukum baik di tingkat negara bagian dan internasional.
  4. Kehadiran penyedia produk atau layanan eksternal.
  5. Masalah persewaan di tempat-tempat operasi.
  6. Tren dan pola konsumsi.
  7. Peraturan pemerintah dan perubahan dalam hukum
  8. Pergeseran ekonomi di pasar organisasi
  9. kompetisi organisasi
  10. peristiwa yang dapat mempengaruhi citra perusahaan
  11. Perubahan teknologi
  12. Tren industri.
  13. Pengaruh yang dimainkan oleh produk atau layanan organisasi terhadap keamanan makanan.

Monitor dan Evaluasi konteks Organisasi ISO 22001:2018

Setelah melalui serangkaian aktivitas mengenai persyaratan ISO 22001:2018 terkait dengan konteks Organisasi, maka organisasi akan lebih mudah dalam membuat perencanaan strategis dan membuat skope dari FSMS yang akan dibangun.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Share This

Copy Link to Clipboard

Copy